Published: 2023-08-01

Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Larangan Ekspor Minyak Kelapa Sawit di Indonesia selama Pandemi : Literatur Review

DOI: 10.35870/jemsi.v9i4.1010

Issue Cover

Downloads

Article Metrics
Share:

Abstract

Wabah Covid-19 berdampak signifikan terhadap perekonomian global maupun perdagangan internasional Indonesia dengan ekspor menjadi salah satu dampaknya. Pola perdagangan global telah mengalami pergolakan yang signifikan sebagai akibat dari pandemi. Tinjauan literatur dilakukan sebagai metodologi penelitian. Penelitian studi literatur yaitu rangkaian kegiatan yang berkaitan dengan cara mengumpulkan sumber data, cara membaca, mencatat dan cara mengelola bahan penelitian. Industri pertanian, khususnya subsektor perkebunan yang menghasilkan minyak kelapa sawit. Kelapa sawit menjadi salah satu sektor penyumbang ekspor terbesar di Indonesia. Hal ini terlihat dari perkembangan masa depan industri kelapa sawit yang saat ini mengalami pertumbuhan yang cukup pesat dibandingkan dengan sejumlah sektor industri lainnya. Lebih dari 4,5 juta orang bekerja di perkebunan kelapa sawit, mewakili 4,5% dari nilai seluruh ekspor nasional.  Mulai 28 April setelah terjadi pandemi pemerintah telah mengamanatkan kebijakan pelarangan ekspor barang berbahan baku minyak sawit mentah (CPO). Menjadi produsen utama minyak sawit di dunia, kebijakan global yang komprehensif ini telah memicu kritik, protes dan pujian baik internal maupun eksternal.

Keywords

No keywords available.

Peer Review Process

This article has undergone a double-blind peer review process to ensure quality and impartiality.

Indexing Information

Discover where this journal is indexed at our indexing page to understand its reach and credibility.

Open Science Badges

This journal supports transparency in research and encourages authors to meet criteria for Open Science Badges by sharing data, materials, or preregistered studies.

Most read articles by the same author(s)